Sunday, 29 November 2015

MITONI

Kali ini saya ingin mencurahkan beberapa hal. Salah satunya adalah rasa bahagia saya. Dimana bulan ini saya berhasil melalui hari-hari dan bertahan dengan perasaan saya. Perasaan sayang kepada orang yang sudah menerima cinta saya 7 Bulan yang lalu.
Kenapa sya mengambil tajuk “MITONI”? karena bulan ini saya merayakan tujuh Bulan bersama Sita, seorang wanita yang berhasil meluluhkan perasaan saya beberapa Bulan yang lalu.
Saya menulis ini sebagai pengingat. Sebagai prasasti betapa memperjuangkan cita-cita itu sangat berat. Betapa aku harus melalui banyak sekali hal. Hal bahagia, duka, bahkan hal-hal yang menjatuhkan perasaan saya. Hal yang kadang membuat saya berpikir untuk mundur. Tapi tidak, saya berhasil. Mungkin bagi saya ini suatu keberhasilan.
Beberapa orang akan mengganggap bahwa menjalani hubungan selama 7 bulan itu Cuma waktu yang sebentar. Tapi nggak buat saya, 7 bulan itu waktu yang sangat lama. Dan saya sedang berencana menjalani nya bertahun-tahun dan bahkan mungkin untuk waktu yang tidak terbatas.
Jujur, 7 bulan ini saya sangat merasakannya. Merasakan bagaimana saya perlahan berubah menjadi orang yang lebih menerima. Berubah jadi orang yang lebih berpikir kalem. Jadi biasanya orang akan bilang, “nggak terasa ya kita udah jalan selama ini”.
Kalau aku akan bilang :
7 bulan ini kerasa banget ya perjalanan kita.
Terasa banget ada proses kita saling berubah, saling menyesuaikan diri. Kita saling berkompromi untuk bisa berjalanan beriringan selamanya. Kalau aku berjalan terlalu cepat, aku akan mengurangi irama langkah ku. Kalau aku berjalan terlalu lambat, aku akan perlahan-lahan menambahi kecepatanku. Begitu juga dengan kamu, dan semoga kita bisa berjalan beriringan salamanya.
Beriringan, biar nggak ada yang saling mendahului. Selaras dalam langkah dan tempo hubungan kita, biar selanjutnya kita bisa melangkah terus bersama. Melangkah terus dan saling mencintai.
Saya nggak ingin ada yang lebih rasa cintanya, aku punya kadar cinta segini. Dan semoga kamu juga bisa punya kadar cinta segini.
Sayang, maaf ya jika aku membuatmu kecewa dengan pernyataan bahwa aku menjalani 7 bulan yang sangat terasa bersamamu. Aku tidak sedang mengeluh, tapi sebenarnya aku sedang membuat diriku bangga bisa bertahan dengan rasa cinta yang sama.
Aku sering bilang. Dibulan ini, aku masih merasakan rasa cinta seperti aku pertama jatuh hati kepadamu. Aku masih punya perasaan yang sama tanpa berkurang sedikitpun. Mungkin perlahan sedang bertambah.
Sayang, maaf ya dengan ketidak sempurnaanku yang kadang masih membuat mu menangis karena bersedih. Kecewa karena egoku dan muram karena aku salah memperlakukanmu. Aku nggak pernah bisa menjanjikan bisa berubah seketika. Tapi aku berjanji aku akan berusaha membuatmu nyaman.
Sebagai nahkoda aku akan membuat kapal ini tetap berjalan tenang tanpa terganggu deburan ombak yang berencana akan mengguncang kita. Aku akan berusaha menjadi aku yang kamu butuhkan.
Temani prosesku sayang, aku akan selalu menjadi terbaik buat kamu.
Semoga prasasti ini selalu mengingatkan bahwa perjuangan akan lebih terasa indah ketika banyak cobaan. Juga mengingatkan bahwa aku sudah berjalan sejauh ini, akan sangat rugi jika akhirnya aku harus menyerah di tengah jalan.
Terima kasih ceritanya 7 bulan ini, terima kasih sayangnya selama ini. Semoga kita masih bisa melalui perjalanan kita ini untuk bulan, tahun bahkan waktu yang tidak terbatas.

Untuk Sita, perempuan yang selalu aku sayangi.

Friday, 31 July 2015

Catatan Kecil untuk Sita

Hai, kamu yang selama beberapa waktu ini benar-benar mencuri fokus pikiranku.
Baru sekitar 3 Bulan kita menjalani lembaran baru kita. Ya, lembaran baru karena kita dipertemukan saat kita sama-sama mengetahui ada cerita yang melekat pada masing-masing kita. Akhirnya kita sepakat menutup lembaran lama it, biarlah jadi kenangan. Dan menyedikan lembaran baru yang putih untuk selanjutnya kita rangkai cerita di dalamnya.

Masih ingat gak pertama kali kita mulai saling memperhatikan, berawal dari keisenganku comment di foto yang kamu upload di FB. Lalu tanpa kita sadari ternyata kita saling menunggu balasan comment itu. Lucu ya..
Lalu aku mulai berani mencoba lebih dekat dengan kamu, mulai mencari tau tentang kamu, mulai mendekat dan masuk ke daam pikiranmu.
Dan ternyata gayung bersambut, kamu selalu memberikan jalan yang mudah pada proses itu, hingga akhirnya aku berani menyatakan perasaanku. Dengan ragu kamu menerima cintaku. Syukurlah, proses telah membuktikan bahwa cintaku bisa membuatmu tersenyum :)

Aku tidak pernah membayangkan perasaan ini, setelah sekitar 3 tahun kita saling mengenal, dan baru kali ini kita saling memperhatikan.
Dan sepertinya jalanku sangat mudah dalm proses masuk ke hatimu,
Aku tidak perlu lagi melakukan banyak adaptasi. Sampai saat ini aku bahagia bisa mengenal kamu, merasakan lembut perhatianmu, cintamu, juga kasih sayangmu.
Semoga kamu adalah pelabuhan terakhrirku.
Tempat yang nantinya akan menjadi tujuan hidupku.
Aku ingin kita bisa saling menjaga perasaan ini, aku ingin melihat wajahmu yang semakin menua. Dan di masa renta kita nanti aku ingin  lebih banyak berbagi cerita dengan kamu.
Menghabiskan hari kita dengan saling menggegam tangan, memberi kehangatan serta berbagi pikiran. Thank you for loving me..

Catatan kecil untuk Mitayuanisya Diahnisita Nurani.